![]() |
| Foto: Pengurus DPD KNPI Halmahera Selatan Bersama Pimpinan OKP CIPAYUNG Plus |
Kegiatan pelantikan yang bertajuk : "Pemuda Hebat, Halsel Kuat" itu, mendapat dukungan penuh dari seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung-plus, diantaranya, HMI, GMKI, GMNI, PMII, GAMKI, KAMMI, LMND dan GAMKI.
Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat Tagaku, dalam sambutannya, ia mengatakan dengan tegas, bahwa KNPI tanpa OKP Cipayung-plus bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya.
Sebab kata Sefnat, berdirinya KNPI itu adalah peran para OKP Cipayung.
"Cipayung ini yang mendirikan KNPI. Bagaimana bisa kita berKNPI tanpa ada dukungan dari mereka? Tidak mungkin manusia hidup tanpa jantung. Begitu saya kira posisi OKP Cipayung di kehidupan KNPI", ucap Ketua DPD KNPI Halsel yang baru saja dilantik itu.
Pria alumni Universitas Halmahera (Uniera) itu juga membeberkan tantangan pemuda ditengah perkembangan zaman yang baginya berjalan begitu cepat.
Dia menyebut Kecanggihan teknologi AI benar-benar memberi dampak buruk bagi pertumbuhan literasi.
"Banyak generasi kita yang apatis. Suka tidak suka, ini dampak dari perkembangan zaman yang dikelola dengan tidak baik. Baca tulis dan kajian-kajian ilmiah tak lagi diminati. Nah, kita berkomitmen untuk kembali memperkuat literasi dari sekolah-sekolah dasar hingga dikalangan para pemuda", tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Halsel itu pun menyoroti tentang visi besar pemerintah daerah terkait Agro Maritim yang dinilai jalan ditempat.
Menurutnya, sampai saat ini pasca dilantiknya kepemimpinan Bassam-Helmi, tidak ada gerakan subtansi yang bertujuan mewujudkan gagasan Agro Maritim.
"Kalau gagasan tidak dieksekusi, maka perlahan gagasan itu akan hilang dari semangat pembangunan. Yang terjadi hari ini adalah demikian. Wajah Agro Maritim belum terlihat sedikitpun. justru yang ada terus melahirkan banyak masalah di desa-desa terkait pengelolaan dana desa yang tak pernah selesai", Jelas Sefnat.
"Karena itu, sebagai pemuda kita bertanggung jawab untuk mengawal proses pemerintahan ini dengan kritis. Menakar kembali langkah-langkah pemerintah daerah dalam mewujudkan gagasan Agro Maritim. Jangan sampai ini hanya gagasan kosong yang sengaja digaungkan untuk kepentingan politik semata", tutup Ketua DPD KNPI Halsel itu.
Editor: R. Dogowini
