![]() |
| Gambar-istimewah |
CORONGTIMUR.COM, Ternate – Tahapan verifikasi bakal calon Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara periode 2026–2029 telah resmi rampung. Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) BPD HIPMI Maluku Utara menetapkan dua kandidat yang akan bertarung dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum pada agenda Musdalub tahun ini.
Salah satu kandidat yang berhasil lolos dan ditetapkan sebagai calon Ketua Umum adalah Abdul Kadir Uswanas, yang akrab disapa Dedi. Dalam pengundian nomor urut, Dedi memperoleh nomor urut 02 dan siap membawa gagasan perubahan bagi kemajuan organisasi pengusaha muda terbesar di Maluku Utara tersebut.
Pada kontestasi kali ini, Abdul Kadir Uswanas mengusung visi “HIPMI Malut Bersatu, Berkemajuan dan Berdaya Saing.” Visi tersebut lahir dari semangat untuk memperkuat peran HIPMI sebagai wadah pengusaha muda yang solid, adaptif, dan mampu menjawab tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif.
Menurut Dedi, HIPMI Maluku Utara harus menjadi rumah besar bagi seluruh kader dan anggota tanpa sekat, sekaligus menjadi organisasi yang mampu mencetak pengusaha muda yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
“HIPMI harus menjadi organisasi yang bersatu, solid, dan inklusif. Kita ingin merangkul seluruh kader di kabupaten dan kota se-Maluku Utara agar bersama-sama membangun kekuatan organisasi yang lebih besar dan lebih berpengaruh,” ujarnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Abdul Kadir Uswanas telah menyiapkan sejumlah program strategis. Salah satunya adalah memperkuat persatuan dan soliditas organisasi melalui pendekatan yang inklusif dengan melibatkan seluruh kader HIPMI di berbagai daerah.
Selain itu, dirinya juga berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan, mentoring, dan kaderisasi pengusaha muda. Langkah ini dinilai penting untuk melahirkan generasi entrepreneur baru yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Di bidang ekonomi dan bisnis, Dedi menegaskan pentingnya membuka akses yang lebih luas terhadap permodalan, investasi, serta pasar bagi anggota HIPMI. Menurutnya, organisasi harus hadir sebagai fasilitator yang mampu membantu anggotanya mengembangkan usaha dan menciptakan peluang bisnis baru.
Tidak hanya itu, HIPMI Maluku Utara juga diharapkan dapat mengambil peran yang lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi yang kuat antara dunia usaha dan pemerintah, berbagai potensi ekonomi Maluku Utara diyakini dapat dikembangkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan mengusung visi “HIPMI Malut Bersatu, Berkemajuan dan Berdaya Saing,” Abdul Kadir Uswanas optimistis dapat membawa HIPMI Maluku Utara menjadi organisasi yang semakin kuat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi para pengusaha muda di daerah.
Dalam perjalanannya menuju Musdalub BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Dedi juga memperkenalkan tagline kampanye “HIPMI Malut BERDEDIKASI” sebagai simbol komitmennya untuk mengabdi, membangun, dan memperjuangkan kepentingan anggota HIPMI secara berkelanjutan.
Semangat tersebut turut diperkuat dengan slogan #AKUHIPMIMALUT, yang mencerminkan ajakan kepada seluruh kader untuk bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan membawa HIPMI Maluku Utara menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing. (*)
