Orom Sasadu Desa Idamgamlamo Sukses Digelar, Kejari Halbar Diberi Gelar Adat Dibang Re Kira-kira Ma Kalifa

A- A+
Share:
Foto: tokoh adat bersama masyarakat desa idamgamlamo 

CORONGTIMUR.COM
, HALBAR– Pelaksanaan Orom Sasadu Desa Idamgamlamo, sukses digelar. Idamgamlamo, (23/09/2026). Setelah pelaksanaan selama tiga hari tiga malam, di penghujung acara "Ciawa" (acara puncak), dirangkaikan dengan pemberian gelar adat kepada Kepala kejaksaan Negeri Halmahera Barat (Kejari Halbar), Djino Dian Talakua, S.H.,M.H, sebagai Dibang Re Kira-kira Ma Kalifa (Penjaga dan Pelindung wilayah hukum adat suku Sahu, J'io talai padusua)

Foto: Penyerahan SK gelar adat oleh ketua panitia ke Kejari Halbar 

Robinson Missi, S.H, selaku Ketua Dewan adat suku Sahu, J'io Talai Padusua, dalam sambutannya menjelaskan, pemberian gelar adat ini adalah untuk menjadikan Kejari selaku penjaga dan pelindung hukum adat wilayah Halmahera Barat. 

"Tujuan pemberian gelar adat agar Kejari Halbar bisa menjadi penjaga hukum adat dan sekaligus karena suku Sahu adalah salah satu suku di Maluku Utara yang memiliki peradilan adat yang telah memutuskan 40 keputusan perkara selama kurun waktu 2 tahun (2025-2026)", jelas Binson.

Foto: Robinson Missi, S.H sedang memberikan sambutan 

Harapannya, lanjutnya, "Adanya kolaborasi antara peradilan adat dalam menerapkan dan menegakan hukum adat dengan Kejari Halbar yang berwenang menegakan hukum positif sebagaimana hukum yang berada di masyarakat (living law)" harapnya.

Alhendri Fara, S.H.,M.H selaku Ketua Pemuda adat Suku Sahu, J'io Talai Padusua, membacakan Surat Keputusan (SK) pemberian Gelar adat, Dikukuhkan oleh Robinson Missi,S.H (ketua Dewan Adat Suku Sahu J'io Talai Padusua) didampingi 7 Manga Mior (penasehat suku Sahu).

Foto: pembacaan SK gelar adat Oleh Alhendri Fara, S.H.,M.H

Alhendri yang juga selaku ketua Panitia menyebutkan bahwa, tujuan Orom Sasadu ini selain melestarikan nilai adat, juga merupakan wujud rasa syukur masyarakat desa Idamgamlamo dalam berbagai pencapaian di masa sekarang. 

"Tujuan Orom Sasadu ini ialah melestarikan adat dan budaya, mempertahankan nilai-nilai adat yang terancam punah" ucapnya.

Dulu, lanjut Alhendri, "Maknanya sebagai syukur panen padi, sekarang dimaknai sebagai wujud syukur atas keberhasilan di bidang pendidikan, usaha, dan dunia kerja. Dan khusus di desa Idam, salah satu adalah bentuk syukur karena telah diselesaikannya menara lonceng gereja GMIH Bait'el idamgamlamo" tutup Alhendri.

Kegiatan Orom Sasadu dilaksanakan secara rutin disetiap tahun dan tahun ini kegiatan dihadiri oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Ketua-ketua adat suku Sahu J'io Talai Padusua, Goliat Tu, Kam Ma kale (ketua adat) desa Idamgamlamo, Kejari Halmahera Barat, Pimpinan Dedominasi Gereja dan masyarakat desa idamgamlamo yang menyambut hari kegiatan ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia. 

(RG/Red)
Share:
Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.


Terkini