![]() |
| Foto: Raffy Wadja, Sekretaris Cabang GMKI Jailolo. |
CORONGTIMUR.COM, HALBAR — Sekretaris Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jailolo, Raffy Wadja, mengajak seluruh warga jemaat Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) untuk mewujudkan dan perkuat komitmen penyatuan.
Ajakan tersebut ia sampaikan merespon polemik yang masih sering terjadi akhir-akhir ini di kalangan warga jemaat GMIH, terutama di Halmahera Barat, pasca Sidang Sinode Istimewa Bersama (SSIB) GMIH pada Juli 2026 lalu.
Dalam pesannya, Raffy menyampaikan bahwa penyatuan bukanlah tugas beberapa orang saja, melainkan tanggung jawab semua orang sebagai satu tubuh di dalam Kristus.
Oleh karena itu, di tengah dinamika dan perbedaan pandangan yang ada saat ini, saatnya semua orang meletakkan kepentingan pribadi, dan berjalan bersama dalam ikatan kasih dan kebenaran Firman Tuhan.
"Marilah kita sama-sama mengatur diri, mengalah, dan berjalan bersama. Kita adalah saudara, sebab tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Semangat persaudaraan harus lebih besar dari segala perbedaan, demi keutuhan GMIH yang kita cintai," ucap Raffy.
Tak hanya itu, ia pun mengajak seluruh warga jemaat GMIH agar menjadi jembatan perdamaian, yang saling mendengar, saling menghormati, dan saling memulihkan kepercayaan satu sama lain.
Sebab menurutnya, penyatuan GMIH akan tercapai jika setiap orang selaku warga jemaat GMIH memiliki kerelaan hati yang tulus demi kemuliaan nama Tuhan.
Dengan demikian, ia pun berharap seluruh warga jemaat GMIH dapat menyatukan langkah demi mengsuksesi pelaksanaan Sidang Sinode Bersama (SSB) 2027 di Halmahera Barat, agar GMIH semakin kuat, utuh, dan bersatu. (Red).
