CORONGTIMUR.COM, HAL-SEL – Kondisi Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan sangat memprihatinkan setelah bertahun-tahun terbengkalai tanpa perawatan memadai. Minimnya fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih turut menghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Berdasarkan fakta di lapangan, fasilitas listrik di Polindes tersebut bahkan tidak tersedia. Warga terpaksa menarik kabel untuk memasang satu titik lampu sederhana. Lampu itu pun digunakan oleh bidan desa untuk kebutuhan dasar, termasuk memasak nasi.
Keluhan terkait kondisi tersebut disampaikan langsung oleh bidan desa kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Halmahera Selatan, M. Zaki Abd Wahab, saat melakukan kunjungan ke Desa Loleo.
Menanggapi hal itu, Kadis PMD segera mengambil langkah tegas dengan memerintahkan kepala desa setempat untuk melakukan rehabilitasi Polindes.
Ia juga menginstruksikan agar anggaran perbaikan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026.
“Karena semua ruangan terlihat bocor, perbaikan harus segera dilakukan. Fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih wajib tersedia untuk menunjang pelayanan kesehatan,” tegas Zaki.
Untuk mendukung rehabilitasi tersebut, pemerintah desa loleo diarahkan mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 juta dalam APBDes 2026.
Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi Polindes sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita di Desa Loleo.
Zaki juga menekankan pentingnya perhatian serius terhadap sarana kesehatan di tingkat desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di desa. Ujar Zaki. (Red, AS)
