![]() |
| Foto: Rinaldo Ch. Dogowini, S.IP (Tokoh Pemuda Kristen Halmahera Selatan) |
Pernyataan tersebut disampaikan Rinaldo menanggapi isu yang menyebut Ketua Tim Konsolidasi PIKI Halsel, Ian Matheis, tidak netral dan diduga mengarah kepada salah satu kandidat.
Menurut Rinaldo, tudingan tersebut tidak sepatutnya dikembangkan tanpa dasar yang jelas.
Ia mengajak seluruh kandidat untuk menyikapi proses konsolidasi secara dewasa dan bersama-sama mengawal setiap tahapan agar berjalan baik.
“Sesama intelektual, kita harus berpikir sehat. Jangan sampai proses konsolidasi ini justru diwarnai saling sikut dan memanaskan suasana. Mari kita kawal bersama agar prosesnya berjalan baik,” ujar Rinaldo melalui sambungan telepon kepada Corongtimur.com, Kamis (8/10/2026).
Rinaldo juga menilai penunjukan Ian Matheis sebagai Ketua Tim Konsolidasi PIKI Halsel oleh Ketua DPD PIKI Maluku Utara, Abner Nones, merupakan bagian dari kewenangan organisasi.
Ia menyebut Ian memiliki pengalaman dalam organisasi kepemudaan dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku Utara.
“Menurut saya, penunjukan Ian Matheis sebagai ketua tim konsolidasi merupakan hal yang tepat. Ian memiliki pengalaman dalam organisasi kepemudaan dan selama ini aktif dalam berbagai proses organisasi,” katanya.
Karena itu, Rinaldo mengajak seluruh kandidat calon Ketua maupun Sekretaris DPC PIKI Kabupaten Halmahera Selatan untuk tidak mudah terpancing oleh isu yang dapat memperkeruh proses konsolidasi.
“Tidak perlu baper dan tidak perlu saling sikut. Semua kandidat punya ruang yang sama untuk mengikuti proses. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga marwah organisasi dan memastikan konsolidasi berjalan secara baik,” ujarnya.
Rinaldo berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mengedepankan persaudaraan, komunikasi dan kedewasaan dalam berorganisasi sehingga proses pembentukan kepengurusan PIKI Halsel dapat berlangsung secara tertib dan kondusif.
Editor : AS
