
Dokumentasi Jhon
CorongTimur.com, HALSEL – Sikap Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bacan yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada salah satu calon Ketua Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Halmahera Selatan mendapat sorotan.
John menilai keberpihakan tersebut perlu ditinjau kembali dari perspektif independensi organisasi, terutama karena kontestasi Ketua PIKI juga melibatkan senior GMKI lainnya yang memiliki hubungan historis dan kontribusi terhadap proses perkaderan organisasi.
Menurut John, GMKI sebagai organisasi kader semestinya mampu menjaga hubungan yang setara dengan seluruh seniornya tanpa terjebak dalam kepentingan figur tertentu.
Ia mempertanyakan dasar kelembagaan dari dukungan tersebut, termasuk apakah keputusan itu telah melalui mekanisme organisasi yang representatif.
Baginya, keberpihakan secara terbuka berpotensi menimbulkan kesan bahwa senior GMKI lainnya yang turut berkompetisi tidak memperoleh penghormatan dan perlakuan yang sama.
John juga berpandangan bahwa independensi organisasi tidak cukup dimaknai sebagai kebebasan menentukan pilihan, tetapi harus disertai tanggung jawab moral dalam menjaga solidaritas antarkader.
Menurutnya, terdapat perbedaan antara memberikan penilaian terhadap kapasitas kandidat dan menggunakan legitimasi kelembagaan untuk mendukung salah satu figur.
Karena itu, posisi netral dinilai lebih tepat agar GMKI Bacan tetap menjadi ruang bersama bagi seluruh kader dan seniornya.
Lebih jauh, John menilai persoalan ini seharusnya menjadi bahan refleksi mengenai arah dan kedewasaan organisasi dalam menghadapi dinamika kepemimpinan di luar GMKI.
Kontestasi Ketua PIKI Halmahera Selatan semestinya menjadi ruang adu gagasan dan kapasitas, bukan momentum yang berpotensi menciptakan jarak dalam hubungan antarsenior.
Ia pun mengajukan pertanyaan mendasar: jika seluruh senior merupakan bagian dari sejarah dan hasil perkaderan GMKI, atas dasar apa legitimasi organisasi diberikan kepada satu kandidat, sementara senior lainnya juga sedang berada dalam kontestasi yang sama?
Editor. AS