CORONGTIMUR.COM, HALUT — Kabut asap tebal disertai debu selimuti wilayah Tobelo dan sekitarnya, sejak pagi hingga malam hari (8/10).
Aktivitas warga seperti berkendara, melaut, dan berkebun, dikabarkan terganggu karena jarak pandang yang mulai terbatas.
Bahkan, di beberapa sekolah di Tobelo, Halmahera Utara, terpaksa harus diliburkan demi menghindari ancaman resiko yang tidak diinginkan.
Di tengah kondisi tersebut, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo menunjukkan kepeduliannya lewat gerakan bagi-bagi masker kepada masyarakat.
Ketua Cabang GMKI Tobelo, Fredikson Salawangi menyampaikan bahwa gerakan yang pihaknya lakukan merupakan bentuk sederhana dari kepedulian dan pengabdian GMKI di tengah masyarakat.
Sebab baginya, ditengah kondisi seperti ini sangat dibutuhkan kepekaan sosial dan semangat solidaritas untuk saling menguatkan lewat tindakan nyata.
"Kondisi hari ini mengingatkan kita bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada kata-kata, ia harus hadir lewat tidakan nyata, dengan melakukan sesuatu walaupun sederhana namun berdampak," ujarnya.
Ia pun berharap, sekiranya masker yang dibagikan dapat membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap dan partikel debu di udara, khususnya saat beraktivitas di luar rumah.
Diketahui, gerakan bagi-bagi masker itu dilakukan GMKI Cabang Tobelo dengan berpusat di Tugu Hibualamo, yang merupakan jalur sentral aktivitas masyarakat di Kota Tobelo.
Sebab baginya, ditengah kondisi seperti ini sangat dibutuhkan kepekaan sosial dan semangat solidaritas untuk saling menguatkan lewat tindakan nyata.
"Kondisi hari ini mengingatkan kita bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada kata-kata, ia harus hadir lewat tidakan nyata, dengan melakukan sesuatu walaupun sederhana namun berdampak," ujarnya.
Ia pun berharap, sekiranya masker yang dibagikan dapat membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap dan partikel debu di udara, khususnya saat beraktivitas di luar rumah.
Diketahui, gerakan bagi-bagi masker itu dilakukan GMKI Cabang Tobelo dengan berpusat di Tugu Hibualamo, yang merupakan jalur sentral aktivitas masyarakat di Kota Tobelo.
Dan hingga berita ini diterbitkan, kabut asap dan debu masih menyelimuti udara, laut, hingga sepenuhnya daratan Tobelo, Halmahera Utara. (Red).
