Pilipus Manona Tegaskan Pilkades Fritu Berjalan Jujur, Masyarakat Diajak Tidak Terprovokasi

A- A+
Share:

Foto: Suasana Pemungutan Suara Pilkades didesa Fritu, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah 
CORONGTIMUR.COM, HALTENG — Ketua panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Fritu, Pilipus Manona, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades Desa Fritu yang berlangsung pada 9 Mei 2026 berjalan secara jujur, transparan, dan tanpa adanya kecurangan dari pihak mana pun.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait proses pelaksanaan Pilkades di Desa Fritu, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Menurut Pilipus, panitia telah bekerja sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. 

Ia memastikan bahwa hasil pleno yang telah ditetapkan merupakan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Panitia menegaskan bahwa tidak ada kecurangan yang dilakukan, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Data hasil pleno adalah data valid dan tidak ditemukan indikasi kecurangan dari pihak mana pun,” ujar Pilipus.

Ia juga berharap seluruh calon kepala desa beserta para pendukungnya dapat menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa dan tetap menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Berdasarkan data panitia, jumlah pemilih laki-laki dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 431 orang, sedangkan pemilih perempuan sebanyak 345 orang, sehingga total DPT mencapai 776 pemilih.

Selain itu, terdapat 4 pemilih dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan 47 pemilih dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). 

Jumlah cadangan surat suara sebesar 2,5 persen sebanyak 20 lembar, sehingga total surat suara yang disiapkan panitia sebanyak 847 lembar.

Dari total surat suara tersebut, sebanyak 809 surat suara digunakan, dengan rincian 801 surat suara sah dan 8 surat suara tidak sah.

Dalam hasil penghitungan suara, calon kepala desa nomor urut 1, Arkipus Kore, memperoleh 268 suara. Calon nomor urut 2, Ridol Arimawa, memperoleh 235 suara, sementara calon nomor urut 3, Yetro Soliawa, memperoleh suara terbanyak dengan total 290 suara.

Dengan perolehan tersebut, Yetro Soliawa ditetapkan sebagai pemenang dalam kontestasi Pilkades Desa Fritu tahun 2026.

Foto: Papan Plano Hasil Perolehan Suara Pilkades Fritu
Pilipus Manona juga mengajak seluruh masyarakat Desa Fritu untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban pascapemilihan serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Fritu untuk bersikap dewasa terhadap hasil pilihan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan jangan saling memprovokasi keadaan,” katanya.

Ia berharap suasana persaudaraan dan kebersamaan di Desa Fritu tetap terjaga demi mendukung pembangunan desa ke depan.

Editor: R. Dogowini 

Share:
Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.


Terkini