PK 217 Vishaka Buana: Stunting Hilang Indonesia Gemilang

CORONGTIMUR.COM, Depok – Persiapan Keberangkatan (PK) LPDP 217 mengadakan Sosial Proyek yang bertempat di Puskesmas Bojongsari bersama 61 kader Posyandu di seluruh kecamatan Bojongsari Depok pada Jumat, 13 Januari 2024.

Sosial Proyek ini merupakan kegiatan kedua setelah kick off dengan rangkaian webinar yang dilaksankan pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023 dengan tema “Peningkatan Pengetahuan G-Z Mengenai Nutrisi Pra-Nikah”.

Kegiatan kick off ini dihadiri Direktur Gizi dan KIA Kementrian Kesehatan, dr Lovely Daisy, MKM.

Peserta PK 217 menjadi narasumber dalam webinar, dr Nenden NA, SpA menerangkan komitmen dan upaya sebagai langkah penting pencegahan stunting.

Kegiatan Sosial Proyek PK 217 dihadiri oleh tim Persiapan Keberangkatan LPDP dan sekaligus dibuka oleh Ketua Subdevisi Pengayaan Bahasa dan Persiapan Keberangkatan LPDP, Pramwidya Mazmur Novia.

Dalam membuka kegiatan tersebut pihak LPDP menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Puskesmas Bojongsari karena telah menerima PK-217 untuk berkontribusi dalam bentuk Sosial Proyek.

“Setiap awardee LPDP harus memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia sehingga sebelum pergi berkuliah baik dalam maupun luar negeri awardee harus terus mengingat bahwa masih banyak persoalan di bangsa ini yang belum selesai salah satunya stunting,” Pramwidya menjelaskan.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan yang di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr Zakiah, MKM, didampingi oleh Kepala Puskesmas Bojongsari dr Frovira Brilyandini.

Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan sosial proyek PK 217 LPDP ini.

“Kecamatan Bojongsari adalah kecamatan yang tertinggi angka stuntingnya di Kota Depok sehingga berharap dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan disini, dapat menstimulus kader Posyandu untuk punya kemapuan dan ketangkasan yang lebih dalam menyelesaikan stunting dengan menurunkan posisi ke-2 atau lebih diatasnya,” tegas dr Frovira.

Kegiatan ini juga disambut oleh Ketua Angkatan PK-217 Alma’idah Hayuning S.

Alma’idah mengucapkan terimakasih kepada Puskesmas karena telah menerima Sosial Proyek LPDP.

Ia menambahkan nama PK-217 Vishaka Buana, seperti Vishaka yang berarti bintang dan Buana yang berarti dunia.

“Kami berharap dapat menjadi sinar harapan yang memberi kontribusi bagi dunia. Untuk mencapai Indonesia EMAS 2045, peningkatan mutu sumber daya manusia harus ditingkatkan,” ungkapnya.

Menurutnya, sumber daya unggul dapat dihasilkan dari tumbuh kembang anak yang baik.

Untuk mewujudkan hal tersebut, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menekan angka stunting.

Selanjutnya Ketua Divisi Sosial Proyek PK 217 Asterlita Tirsa Raha menjelaskan kegiatan sosial proyek dipilih di Bojongsari karena angka stunting tertinggi.

“Berdasarkan data Profil Kesehatan Kota Depok 2022, Kecamatan Bojongsari memiliki prevalensi stunting tertinggi di Kota Depok, yaitu 6.53%,” ungkap Asterlita.

Sosial Proyek PK 217 ini dilakukan dalam 2 bentuk, yaitu pemaparan materi kepada 61 kader posyandu tentang Potensi pemberdayaan kader melalui usaha MPASI bergizi oleh nutritionist dan pelaku usaha MPASI Siti Sarah SC, SGz dan terkait Hijau Terasku, Penuh Nutrisi oleh Konsultan Lingkungan Hidup M Antony JP, SP.

Dalam kegiatan ini PK 217 juga memberikan bantuan dana bagi 3 Posyandu terpilih sebesar Rp10 juta.

Selain uang, PK 217 juga memberikan bantuan sembako serta bibit tanaman kangkung, pokcoy dan bayam.

Asterlita menyampaikan harapannya untuk perkembangan Posyandu yang lebih baik.

“Untuk itu besar harapan kami agar kader Posyandu yang menjadi Garda terdepan dalam pemberantasan stunting dapat memiliki kemampuan lebih dalam mempersipakan Generasi Gemilang Indonesia,” tutupnya

Berpendar dari Nusantara, Memancar ke Penjuru Dunia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *