GMKI Tobelo Gelar Aksi Demonstrasi Terhadap Pemda Halut, Begini Hasil Hearing-nya

CORONGTIMUR.COM, HALUT – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo lakukan aksi demonstrasi terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), pada hari Selasa (5/12/2023) kemarin.

Aksi tersebut menuntut Pemda Halut untuk segera melunasi Gaji para Guru, Honorer/Tenaga Kontrak Daerah (TKD), Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Tunjangan Cleaning Service, dan Penghasilan Tetap (Siltap) Kepala Desa (Kades) yang sudah menunggak selama kurang lebih 7 bulan.

Berdasarkan hasil konfirmasi awak media Corongtimur.com, aksi itu pun akhirnya berujung ricuh dan saling baku hantam antara Satpol-PP dengan para masa aksi, sebelum sempat melakukan hearing dengan Pemda Halut untuk menyampaikan tuntutan aksi.

Akhirnya, beberapa perwakilan masa aksi pun kembali diundang oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halut untuk menyampaikan tuntutan aksinya tepat pada hari Rabu (6/12/2023), di Ruang Meeting Sekda Halut, pukul 11.00 waktu setempat.

Hasil Hearing GMKI Tobelo dengan Pemda Halut

Pada kesempatan hearing tersebut, Ketua Cabang GMKI Tobelo Johan Rivaldo Djini, menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diperoleh pihaknya menuntut agar Pemda Halut segera melunasi Gaji para Guru, Honorer/TKD, ASN, Satpol-PP, Tunjangan Cleaning Service, serta Siltap Kades, yang sudah kurang lebih 7 bulan tertunggak.

“Dalam menjemput momentum Natal, kami berharap Pemda Halut segera melunasi Gaji-gaji yang sudah menunggak selama 7 bulan, karena itu merupakan hak dan kewajiban mereka yang telah bekerja,” ucap dia.

Selain itu, ia juga mempertanyakan soal angaran 7 M yang diperuntukkan bagi proyek pembangunan Stadion Sepak Bola. Sebab berdasarkan data yang diperoleh pihaknya bahwa proyek pembangunan tersebut sudah di batalkan, tetapi anggaran proyek tersebut sudah dicairkan.

“Kami juga butuh pertanggungjawaban yang jelas dari Pemda Halut terkait dengan proyek pembangunan Stadion Sepak Bola yang anggarannya sudah di cairkan sebesar 7 M, tetapi proyek tersebut sudah dibatalkan,” tuturnya.

Menanggapi tuntutan dan pertanyaan tersebut, Sekda Halut Erasmus J. Papilaya menuturkan, “Gaji-gaji untuk para Guru, Honorer/TKD, ASN, Satpol-PP, dan Tunjangan Cleaning Service itu sudah diberikan untuk 1 bulan pada tanggal 5 Desember 2023 kemarin.”

“Sisanya untuk 6 bulan masih dalam proses, dan Pemda akan berupaya untuk segera merealisasikan Gaji-gaji yang masih menunggak itu dalam waktu dekat,” lanjut dia.

Ia juga menambahkan, “Terkait dengan Siltap Kades ini juga masih dalam proses untuk para Kades-kades yang baru dilantik, sebab Pemda masih memprioritaskan Siltap untuk para Kades-kades yang baru saja purna bakti.”

“Mengenai proyek pembangunan Stadion Sepak Bola itu memang telah disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) dengan alokasi anggaran sebesar 7 M. Namun untuk pencairan anggaran dan informasi lebih lanjut terkait pembatalan proyek ini belum saya konfirmasi,” tutup dia.

Diketahui, Ketua GMKI Tobelo juga menyampaikan kekesalannya terhadap Kepala Satuan Satpol-PP Muhhamad Kacoa, atas tindakannya yang hampir mencelakai angota GMKI Tobelo, karena mengambil alih mobil dengan paksa hingga menimbulkan kericuhan antara masa aksi dan pihak Satpol-PP.

“Pak Kasat Satpol-PP harus bertanggungjawab akibat tindakannya kemarin. Sebab banyak peralatan aksi dan mobil yang kami gunakan saat aksi kemarin itu mengalami kerusakan yang cukup serius,” tegas dia. (Des/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *