GMKI Jailolo Desak Kejari dan Kapolres Selidiki Tuntas Dugaan Kasus Korupsi Rp.35 Miliar di Halmahera Barat

Foto : Ketua Cabang GMKI Jailolo, Rafy Wadja (istimewa).

CORONGTIMUR.COM, HALBAR – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), mendapati temuan penyalahgunaan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp.35 Miliar, setelah melakukan audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar).

Hasil temuan BPK-RI itu pun sontak mendapat sorotan publik Halmahera Barat, salah satunya yakni Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jailolo.

Kepada awak media Corongtimur.com (30/12/2023), Ketua Cabang GMKI Jailolo Rafy Wadja menyampaikan bahwa pihaknya mendesak agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Halbar segera menyelidiki kasus dugaan penyalahgunaan anggaran PEN tersebut.

“Kejari dan Kapolres harus bertindak serius untuk menyelidiki dan mengusut tuntas temuan dugaan penyalahgunaan anggaran sebesar Rp.35 Miliar tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Tahun 2023.”

Terkait hal itu, ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk tetap mengawal kasus tersebut hingga diusut secara tuntas.

“GMKI Jailolo akan tetap mendukung seluruh proses penyelidikan kasus ini. Dan pada awal Januari mendatang akan ada demonstrasi besar-besaran sebagai bagian dari upaya GMKI untuk mengawal kasus ini agar dapat secara tuntas diusut oleh pihak terkait,” tandasnya. (Wil/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *