Dukung Rencana Festival Pulau Widi, Ini Penjelasan Sefnat Tagaku, Pemuda Gane Timur

Foto : Sefnat Tagaku, Pemuda Gane Timur (istimewa).

CORONGTIMUR.COM, HALSEL – Polemik tentang rencana digelarnya Festival Pulau Widi pada November 2023 ini oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut), akhirnya ditanggapi oleh Sefnat Tagaku, salah satu Pemuda Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Menurut Sefnat, bahwa sebagai bagian dari masyarakat dan generasi Gane Timur, dirinya mendukung penuh rencana Festival Pulau Widi yang akan digelar oleh Pemprov Malut untuk mendorong kemajuan jazirah Gane.

“Kalau kita memikirkan akan kepentingan masyarakat Gane, maka kita juga harus mendukung niat Pemprov dalam menggelar festival Pulau Widi ini. Sebab hemat saya, kalau ini jalan dan berhasil dengan sendirinya dampak positif akan dinikmati masyarakat”, ucapnya.

“Hari ini, tidak bisa kita berpatokan pada pengalaman atas pernah gagalnya upaya Pemprov dalam mendorong Widi sebagai Wisata, karena kalau demikian maka sama halnya dengan kita membiarkan potensi alam yang luar biasa ini sia-sia. Semua ini butuh waktu, kerja sama dan dukungan dari semua pihak untuk kemajuan Gane melalui Pulau Widi”, kata Sefnat.

“Sekarang Pemprov kembali berupaya untuk menjadikan Pulau Widi sebagai salah satu Pariwisata strategis yang ada di Halsel khususnya di Jazirah Gane, maka wajib kita dukung. Hal ini juga sudah dipresentasikan kepada pemerintah Pusat melalui menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jadi festival ini sebagai upaya Pemprov untuk menyelesaikan hal yang pernah tertunda”, tegas Sefnat.

Lanjut Sefnat, “Jadi, sangat disayangkan kalau ada yang menolak rencana festival ini, karena bagi saya itu sama saja dengan kita membuang peluang. Ibaratnya membuang garam ke laut. Karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat mari kita dukung upaya Pemprov ini sebagai wujud dari kita mendukung kemajuan di jazirah Gane”, tambah Sefnat.

Selain itu, Sefnat pula mengaku ada beberapa karya kreatifitas masyarakat Gane yang sudah ditampilkan pada acara Festival Pulau Widi sebelumnya. “Ini sebagai bukti komitmen Pemprov Malut akan mendorong dan mengupayakan kemajuan Jazirah Gane melalui potensi Pulau Widi. Jadi tidak ada alasan lain selain mendukung rencana Festival di November nanti”, sambungnya.

Putera Gane Timur itu juga mengatakan, kalau ada yang menolak kegiatan ini, maka bisa dipastikan mereka sengaja untuk tidak menginginkan kemajuan Gane. “Semua kita menginginkan kemajuan di Gane melalui pemanfaatan potensi-potensi alam kita termaksud Pulau Widi. Jadi kalau ada yang menolak, jangan-jangan mereka sengaja karena tidak mau Gane maju”, tutupnya.

Diketahui, upaya Pemprov Malut dalam pengelolaan Pulau Widi sebagai tempat Wisata strategis ini sudah direspon oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dengan program unggulan, yakni; Peduli Pendidikan masyarakat lingkar Pulau Widi, Pemberdayaan Masyarakat berbasis karya lokal dan lingkungan. (Abm/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *